Wow ! Pagi ini begitu cerah :) matahari bersinar , burung berkicau , tapi di hari yang cerah ini masih saja ada yang terlihat murung . Gladis namanya , Gladis adalah seorang gadis desa yang tidak bisa bicara atau bisa dibilang bisu . Ia ditemukan oleh orang desa saat dia masih berumur 8 bulan , entah apa alasan orang tuanya membuang Ia begitu saja .
Oke , cukup cerita tentang Gladis ! Dyan namaku , aku juga gadis desa tapi aku bisa bicara :) . Sebenarnya , aku ini sahabat satu-satunya Gladis . Kasihan Gladis , tak ada satupun yang mau menemani ia hanya karena ia bisu . Yaaa .. karena aku ini baik hati dan tidak sombong :) aku temani saja ia .
"hai Gladis , sedang apa ?" sapa aku .
Ia hanya tersenyum sambil memperhatikan bunga yang ada di tangannya , seperti yang ingin mengatakan "ini lho , aku lagi metikin bunga" .
"Oh , kamu tau tidak kalau orang Jakarta mau datang ke sini ?" tanya aku .
Ia mengangguk .
"Katanya mereka akan menginap di sini selama 2 minggu" .
Ia hanya tersenyum . Kesel juga sih kalau ngomong sama orang yang tidak bisa ngomong , tapi yaa .. mau bagaimana lagi :) ?
"oh yaa , kamu sudah makan belum Dis ?" tanya aku .
Ia menggelengkan kepalanya .
"kalau begitu , kita makan buburnya si emang yuu :) !" ajak aku .
Ia mengangguk sambil tersenyum :) , lalu kita makan bubur , setelah itu kita pulang . Aku pulang ke rumahku , sedangkan Gladis pulang ke gubuknya . Gubuk itu adalah peninggalan kakeknya yang sudah meninggal , dan sebenarnya kakek itu adalah kakek yang sudah menemukan ia saat ia berumur 8 bulan . Sekarang Gladis tinggal sebatang kara , biasanya aku selalu mampir ke gubuknya itu untuk menemaninya . Baik ya aku :) ?
Dyan & Gladis ^^
(persahabatan tak mengenal apapun ! persahabatan hanya mengenal pengertian dan kesetiaan *)